6 Game Perempuan Wajib Coba 2019

Video games pada dasarnya tidak membatasi umur maupun gender. meskipun begitu ada batasan-batasan seperti rating hingga konten dari game itu sendiri yang membatasi gamers dalam memainkan beberapa judul game itu sendiri. Kebanyakan gamers memang didominasi oleh gender laki-laki. Namun tidak sedikit perempuan yang suka bermain game mulai dari anak-anak hingga perempuan dewasa sekalipun. 6 Game Perempuan Wajib Coba 2019.

Dan tidak sedikit pula judul game yang memang ditujukkan untuk kaum hawa ini. Dengan berbagai genre mulai dari casual hingga game yang cenderung ke arah sosial untuk sekedar berkomunikasi atau mengobrol dengan pemain lainnya yang ada di dalam game. Jika kalian merasa dan ngaku gamers cowo “banget”. Mungkin bisa mencoba beberapa judul game di bawah yang biasa dimainkan oleh gamers wanita, simak selengkapnya langsung di bawah ini. 6 Game Perempuan Wajib Coba 2019.

Line Play

Game yang lebih cenderung berfokus terhadap avatar dan fitur sosialnya ini sangat menarik bagi kaum perempuan. Terkadang mereka bahkan rela untuk menghabiskan tabungannya demi melakukan “gatcha” untuk menebus baju hingga accessories yang mendukung karakter mereka. Meskipun tersedia pilihan karakter laki-laki, namun lebih banyak pilihan item-item yang menarik bagi para cewek. Tahankah kalian gamers yang ngaku cowo “banget” menginstall permainan ini di smartphone masing-masing ? atau justru kalian mencoba untuk membuat avatar hode didalamnya ?

Mystic Messenger

Judul game yang satu ini mungkin sangat asing di mata gamer yang ngaku cowo “banget”. Tantangan yang begitu berat akan membawa kalian mengobrol alias chatting dengan karakter-karakter cowo yang berpenampilan keren, cool hingga maskulin. Perempuan Jepang biasa menyebutnya dengan “ikemen”. Jadi kamu sudah siap menyiapkan mental untuk mengobrol dengan para “ikemen” ? sudah cukup berat tantangannya ?

Beauty Store Dash

Jika kalian pernah memainkan game berjudul Diner Dash, game yang satu ini tak jauh berbeda. Hanya saja mengusung tema yang berbeda yaitu hal yang berhubungan dengan “kecantikan” tak lain dan tak bukan adalah salon kecantikan. Kaum perempuan pastinya sangat menyukai game kasual yang satu ini, namun kamu yang ngerasa gamer “cowo” masih cukup seru kok bermain game ini. Setidaknya bisa mengobati rasa kesal setelah gagal “chicken dinner”.

Runway Story

Masih mengadaptasi aktivitas wajib kaum perempuan yaitu berdandan, game ini menghadirkan fitur untuk mengkustomisasi karakter dengan berbagai pilihan pakaian yang tersedia. Bukan hanya itu saja, untuk membuat permainan semakin menarik juga tersedia mini-games seperti match-3 puzzle layaknya Candy Crush. Wahai para gamer yang ngerasa cowo “banget” udah siap ngehode dan install game ini ?

Dress Up Diary: True Love

Game yang satu ini sangat menantang kalian para gamer yang ngaku cowo “banget”. Jika kalian merasa benar-benar tertantang silahkan install permainan ini. Dalam game ini kamu akan berperan sebagai wanita yang bisa di kustomisasi pakaian hingga semua yang berhubungan dengan tampilan karakter tersebut. Kamu dituntut untuk memiliki tampilan semenarik mungkin untuk menemui karakter-karakter lawan jenis yang ada di dalam game dan berkencan.

Cooking Mama

Tantangan yang satu ini mungkin akan sangat menarik, meskipun memasak wajar dilakukan oleh kaum perempuan. Cooking Mama memang menjadi salah satu game yang disukai para perempuan, namun tidak ada salahnya kamu-kamu yang ngerasa cowo “banget: mencoba game yang satu ini. Tidak ada salahnya menambah knowledge tentang memasak bukan ? kali aja doi makin sayang kalo kamu bisa masak. NB: kalo kamu punya doi loh ya brott.

5 Alasan Wajib Coba Dissidia FF: Opera Omnia

Dengan dirilisnya Dissidia Final Fantasy : Opera Omnia versi global pada tanggal 30 Januari 2018 yang lalu. Tentunya membuat kamu-kamu penggemar Final Fantasy ingin mencoba memainkan game yang satu ini. Game yang bisa kamu nikmati melalui platform IOS dan Android ini akan menghadirkan pertarungan. Tim yang terdiri dari 3 karakter-karakter terkenal dari franchise Final Fantasy. Dengan sistem turn-based yang akan memiliki tampilan grafis yang indah khas Square Enix. 5 Alasan Wajib Coba Dissidia FF: Opera Omnia.

Dari segi gameplay game ini akan membuat mu bernostalgia dengan JPRG klasik. Selain itu game ini juga akan menawarkan berbagai macam fitur yang tidak dimilik game-game lain. Oleh karena itu, hari ini kami bakal berikan 5 Alasan Wajib Coba Dissidia FF: Opera Omnia.

1. Tidak ada Energy = Main Sepuasnya!

Kadang saat memainkan sebuah game di platfrom mobile. Kamu terhalang dengan batasan energy yang ada. Hal ini tentunya sangat mengganggu, sehingga membuat mu harus menunggu atau harus menggunakan berbagai jenis item untuk menambah energy mu. Namun kamu harus membuang jauh-jauh permasalahan energy yang ada di sebagian besar game mobile pada umumnya. Karena dalam game ini sang pengembang tidak menyertakan system energy tersebut. Square Enix sepertinya sangat paham bahwa game dengan genre JRPG sangat memerlukan grinding untuk meningkatan level. Dengan tidak adanya system energy tersebut. Dapat diartikan kamu bisa bebas meningkatkan level karakter mu ataupun beburu in game resource secara leluasa.

2. Diamond Bukan Barang yang Langka

Dalam game berbasis gacha mengumpulkan diamond adalah hal yang sangat sulit. Kadang kamu harus menyelesaikan berbagai macam quest ataupun event yang ada. Sayangnya, kadang diamond yang kamu dapatkan tidak berbanding lurus dengan usaha mu. Sehingga kamu harus berhati-hati dalam mengambil keputusan untuk melakukan gacha. Tapi dalam game Dissidia Final Fantasy Opera Omnia, diamond bukanlah hal yang langka. Bisa dibilang hampir semua yang kamu lakukan dalam game ini akan menghasilkan diamond. Dengan rata-rata hampir 250 diamond yang kamu dapatkan dari tiap misinya tentu akan sangat membantu kamu untuk melakukan gacha. Belum lagi ditambah dengan level up rank yang akan mendpat 100 diamond, daily quest 100, quest clear 20. Bahakan hanya melihat cutscene yang merupakan bagian cerita dari game, kamu akan mendapat 50 diamond. Hal tersebut belum ditambah dengan diamond yang kamu dapatkan jika menyelesaikan quest dengan tingkat kesulitan hard. Sangat mudah bukan!

3. Nostalgia JRPG yang Bertabur Bintang

Perasaan pertama saat memainkan game ini kamu akan dibawa bernostalgia dengan beberpa judul game dari franchise Final Fantasy beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan versi konsolnya, Dissidia Final Fantasy yang identik dengan game bergenre fighting, dengan mempertemukan karakter-karakter Final Fantasy dalam satu arena, dalam game Dissidia Final Fantasy Opera Omnia ini kamu akan bermain dengan sistem turn-based ala JRPG klasik. Sang pengembang sepertinya mencoba menghadirkan sistem turn-based yang sangat identik dengan game Final Fantasy melalui game yang satu ini. Selain itu, kamu juga akan melihat para heroes and villains sepanjang 30 tahun perjalanan franchise ini.

4. Game dengan Gameplay yang Unik

Meskipun game ini menawarkan system turn-based layaknya game JRPG klasik, namun sang pengembang juga menambakan berbagai macam elemen-elemen baru yang terbilang cukup unik. Dalam game ini kamu tidak bisa asal menyerang musuh sesuai giliran mu. Dalam game ini terdapat dua jenis serangan yaitu HP attack yang berfungsi untuk mengalahkan musuh mu, sedangkan barvery attack menunjukan seberapa besar damage yang akan kamu hasilkan. Barvery gauge akan bertambah saat kamu melakukan serangan bravery attack. Jadi kamu perlu meningkatkan barvery gauge mu terlebih dahulu sebelum melancarkan HP attack untuk membunuh musuh mu. Bisa dibilang dengan barvery gauge system akan membuat permainan lebih menantang. Selain itu game ini juga mengahadirkan dua macam level, yang pertama adalah basic level yang akan meningkatkan stats karakter mu. Dan crystal strength system, dimana kamu harus mengumpulkan crystal dari berbagai macam quest ataupun event yang ada untuk membuka berbagai macam stats dan skill untuk karakter mu.

5. System Gacha yang Dermawan

Square Enix lagi-lagi mendengarkan suara hati para penikmat game mobile. Selain memberikan diamond dengan begitu mudah dan menghilangkan system energy layaknya game mobile yang lain, mereka juga memberikan garanasi bahawa gacha yang kamu lakukan akan menghasilkan minimal 1 senjata berbintang 5. Dalam Dissidia Final Fantasy Opera Omnia sendiri kamu hanya perlu melakukan gacha untuk equipment karakter mu, sedangkan untuk hero-hero pada game ini akan kamu dapatkan seiring dengan progress game mu. Kamu tidak perlu takut bahwa gacha yang kamu lakukan akan berujung kekecewaan, meskipun gacha mu menghasilkan equipment yang sama, barang tersebut bisa kamu pasangkan ke hero lain yang menggunakan senjata sejenis, atau kamu juga bisa menggunkan equipment tersebut untuk memperkuat senjata mu yang lain. Selain itu, dengan adanya event gacha yang terus diupdate setiap 2 minggu sekali, kamu dapat memfokuskan gacha ke hero-hero favorit kamu.

5 Game Jepang Paling Aneh

Game buatan Jepang memang banyak yang sukses di kancah internasional dari zaman dulu hingga sekarang. Jumlah game yang di produksi tiap tahunnya-pun meningkat. Dan tidak sedikit juga yang berhasil sukses dipasaran. 5 Game Jepang Paling Aneh.
Namun, ada beberapa game yang kalau dilihat-lihat. Game tersebut memiliki tujuan yang sangat absurd atau malah gameplaynya yang sangat aneh. Jadi berikut 5 Game Jepang Paling Aneh.

1. Muscle March

Game untuk console Wii buatan Jepang ini memang terlihat sangat aneh. Dapat dilihat dari bagian Main Menunya. Yang berisikan 6 orang dan 1 beruang yang berotot berpose bersama. Tujuan game ini adalah untuk mengejar seseorang yang mencuri susu penumbuh otot milikmu. Kamu harus berpose dengan nunchuk Wii-mu untuk menyesuaikan diri dengan tembok yang ada pada rintangan. Lebih jelasnya bisa kalian lihat di Gameplay Muscle March oleh Pewdiepie. Yang pasti kalian akan puas tertawa menyaksikan gameplay game yang sangat aneh ini.

2. Im Sorry

Game ini sebenarnya dibuat sebagai sindiran kepada salah satu walikota Jepang pada zaman itu yang melakukan korupsi yang cukup besar. Game Im Sorry ini memiliki gameplay hampir persis seperti Pac-Man, namun karakter yang kita mainkan bisa menyerang para pengganggu kapan saja dengan pukulan. Hal yang membuat game ini dibilang aneh, adalah pengganggu yang bisa dibilang sangatlah aneh. Seperti Michael Jackson, salah satu atlet olympic dan seorang komedian yang bisa membuatmu telanjang saat tertangkap olehnya. Game ini sayangnya kurang laku dipasaran dunia karena kurang mengerti maksud dan candaan yang tersirat didalam game ini, yang mungkin hanya diketahui orang-orang Jepang saja.

3. Toilet Kids

Kalian inget gak dulu punya game pesawat yang tembak-tembakan? . Nah game ini mirip gameplaynya dengan game seperti itu. Namun, pada game ini kalian harus menembaki buang air besar, serta kentut kalian. Menjijikan ? Iya. Kalian juga belum liat bos-bos yang ada per levelnya yang pasti lebih menjijikan lagi. Penasaran ? Coba tengok gameplay yang ada diatas ya!

4. Mr Mosquito

Kebayang gak kalau kalian akan bermain Simulator Nyamuk ? Mungkin kalau kalian pernah liat Goat Simulator yang absurd itu. Mosquito Simulator yang satu ini lebih absurd lagi. Game dengan judul Mr. Mosquito ini benar-benar mengajak kita bermain. Sebagai nyamuk yang harus menghisap darah dari manusia untuk bertahan hidup. Kalian juga harus bisa menghisap darah tanpa diketahui oleh orang-orang yang kalian hisap.

5. Incredible Crisis

Game ini mungkin jarang kita ketahui, namun ternyata game buatan Jepang yang satu ini punya gameplay yang cukup tidak wajar. Tujuan game ini adalah merayakan ulang tahun nenek Haruko. Yang hampir terlupakan dan kalian akan merayakannya dengan persiapan seadanya. Kalian akan bermain sebagai anggota keluarga yang coba menyiapkan perayaan ulang tahun dadakan itu. Letak keanehannya muncul pada misi-misi yang kita harus jalani untuk mempersiapakan ulang tahun nenek Haruko. Seperti menari-nari di kantor, menaiki tiang keseimbangan serta menjawab kuis di ambulans. Dan masih banyak misi lain yang sangat aneh yang kamu harus lalui untuk menyelesaikan game ini.

5 Game Adaptasi Film Terburuk

Saat ini telah banyak beberapa game adaptasi film terbaik. Salah satunya dari waralaba The Lords of the Ring. Tapi tidak semua game yang mengadaptasi film berhasil sukses seperti game yang disebutkan tadi. 5 Game Adaptasi Film Terburuk .
Ada banyak judul game hasil adaptasi film yang justru gagal. Dan dianggap buruk oleh gamer yang telah memainkannya. Nah, apa saja? Simak sama-sama pembahasannya berikut ini yuk. 5 Game Adaptasi Film Terburuk .

1. Street Fighter: The Movie (1995)

Street Fighter: The Movie merupakan sebuah game yang terinspirasi dari sebuah film yang terinspirasi dari game. Sangat mengejutkan bukan? Karena game ini hampir sama seperti dengan game Street Fighter lainnya. Hanya saja menggunakan karakter dari film tersebut. Sehingga kamu bisa melihat aktor kawakan Jean-Claude Van Damme menjadi Guile.

2. Fight Club (2004)

Fight Club merupakan game fighting yang mengadaptasi dari film dengan judul yang sama. Game ini turut menghadirkan dua karakter aktor kawakan. Yaitu Brad Pitt dan Edward Norton. Gameplay yang dimiliki cukup baik sampai pada bagian cut-scene justru terlihat asal-asalan. Seperti kekurangan budget saat pengembangan. Bagian cut-scene ini hanya terlihat bagus pada awal dan akhir permainan. Sedangkan sisanya hanya potongan gambar dengan grafis yang sangat buruk.

3. Rambo: The Video Game (2014)

Waralaba film Rambo memang menjadi film aksi terbaik yang diperankan oleh aktor Sylvester Stallone. Tapi tidak bagi game Rambo: The Video Game yang dikembangkan oleh Reef Entertainment ini. Pasalnya, meskipun tampil dengan kualitas grafis yang cukup baik, tapi game ini juga memiliki beberapa masalah yang menjadikannya game adaptasi film terburuk. Hasil ulasan pada halaman Metacritic juga rata-rata memberikan nilai yang sangat mengecewakan.

4. The Crow: City of Angels (1997)

The Crow: City of Angels merupakan game Beat’em Up yang dirilis oleh Acclaim Entertaiment pada konsol PlayStation dan PC. Game adaptasi dari waralaba The Crow ini juga mendapatkan ulasan yang sangat buruk karena terdapat banyak kekurangan di dalamnya. Tidak ada informasi obyektif dan mekanisme gameplay yang buruk menjadikannya salah satu game adaptasi film terburuk yang pernah ada.

5. Aliens: Colonial Marines (2013)

Aliens: Colonial Marines mungkin menjadi salah satu game terburuk yang mengadaptasi dari waralaba film Aliens. Walau tampil dengan grafis 3D yang cukup baik. Tapi beberapa masalah yang terdapat dalam game ini tidak bisa dimaafkan. Mulai dari bug, glitch, dan mekanisme AI yang sangat kacau. Alhasil, game ini mendapatkan ulasan yang kurang bagus dari gamer yang memainkannya.

Arti Medali-Medali yang Ada di PUBG Mobile

Siapa di sini yang sering bermain PUBG Mobile?. Pernah gak sih kamu mencari tahu atau mengerti Arti Medali-Medali yang Ada di PUBG Mobile. Kalo belum tahu, yuk simak di sini. Kamu pasti menyadari bahwa di setiap selesai pertempuran.

Maka akan hadir sebuah medali-medali aneh yang terkadang kita sendiri tidak tahu apa maksudnya. Sebenarnya medali-medali tersebut adalah sebuah pencapaian atas tindakan yang telah kamu lakukan selama pertempuran. Bagi kamu yang ingin tahu arti dari medali-medali yang ada di PUBG Mobile. Yuk langsung cari tahu di bawah, Arti Medali-Medali yang Ada di PUBG Mobile.

Batch 1

Armour Expert: Punya Armor, Backpack, dan Vest level 3.
Berseker: Memberikan damage sebesar 800 keatas dengan jumlah kill lebih dari tiga dan mampu bertahan hidup lebih dari 20 menit.
Chicken Master: Didapatkan ketika kamu mampu mendapatkan winner winner chicken dinner dengan jumlah kill lebih dari lima.
Couch Potato: Mati di awal pertempuran dengan rating di bawah 50, sedangkan rekan setim kamu mendapatkan rating yang tinggi.
Curator: Memiliki isi tas yang hampir penuh selama pertandingan berlangsung.
Deadeye: Membunuh musuh dengan tembakan yang akurat di jarak yang sangat jauh.
Fight Club: Mendapatkan 2 kill atau lebih dengan cara memukul musuh.
Finisher: Membunuh musuh ketika ia dalam keadaan sekarat (nyampah) — damage sebelumnya harus diberikan oleh orang lain selain dari tim kamu.

Batch 2

Fly on the Wall: Mati di luar safe zone dengan tanpa memberikan damage apapun (0 damage). Medali ini sepertinya cocok buat kamu yang sering AFK gaes.
Freeloader: Mampu bertahan hidup di mode duo atau squad dengan 0 kill dan peringkat yang tinggi.
Gladiator: Mendapatkan dua kill atau lebih ketika menggunakan senjata melee (Pan, Crowbar, Machete, atau Sickle).
Golden Boy: Meraih winner winner chicken dinner dengan tanpa memberikan dan mendapatkan damage apapun. Wah ini sih bisa dibilang cuman numpang main ya.
Grenadier: Mendapatkan dua kill melalui ledakan granat.
Gunslinger: Mendapatkan 7 sampai 10 kill di dalam pertempuran.
Head Hunter: Berhasil membunuh dua lawan atau lebih dengan cara headshot.

Batch 3

Helpless: Terkena knocked out sebanyak tiga kali atau lebih di dalam pertarungan.
Lifesaver: Menolong rekan setim kamu sebanyak tiga kali ketika mereka terkena knocked out.
Long Bomber: Mampu melakukan headshot di jarak yang jauh dengan sanjata apapun.
Marathon Nan: Melakukan perjalanan kaki dengan jarak mencapai 1000 meter atau lebih.
Masochrist: Terkena damage dari granat sendiri.
Medic: Mendapatkan pemulihan HP sebanyak 500 atau lebih, termasuk ketika melakukan revive.
Nugget Dinner: Meraih winner winner chicken dinner dengan kill dibawah lima.
Prone to Prone: Mendapatkan kill ketika dalam posisi berbaring.
Road Rage: Membunuh dua musuh atau lebih dengan cara menabraknya menggunakan kendaraan.
Scavenger: Me-looting dua air drop atau lebih.

Batch 4

Sir Miss-a-Lot: Banyak tembakan yang meleset ke arah musuh.
Skyfall: Mati karena terkena hujan bom di red zone.
Suicide Squad: Mati karena terkena ledakan granat sendiri atau aksi konyol lainnya.
Survivalist: Mampu bertahan hidup selama 25 menit dengan jumlah kill dan damage yang kecil.
Terminator (berlapis emas): Mendapatkan 10 kill atau lebih.
Terminator: Berhasil membunuh orang terakhir dan mendapatkan winner winner chicken dinner.
Too Sonn: Mati dalam kurun waktu tiga menit setelah mendarat.
Wabbit Hunter: Berhasil mendapatkan dua kill atau lebih dengan menggunakan shotgun.
Wild Shot: Hanya memberikan damage di bawah angka 10 selama permainan atau satu kill dengan headshot.

 

5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer

Berdasar kepada kepopulerannya tersebut, tentu akan membuka peluang yang sangat besar dan berdampak positif. Tentunya bagi para player-player setianya. Oleh karena itu banyak sekali perusahaan yang notabene ‘non-gamer’ ikut melirik PUBG Lite. Demi bisa menjalin kerjasama secara langsung maupun tidak langsung. Nah, pada artikel kali ini mimin akan membahas 5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer. Terutama kalian yang masih bingung akan dikemanakan hobi yang selama kalian lakukan.
Playerunknown’s Battleground atau sering disingkat PUBG adalah salah satu game battle royale paling populer saat ini. Dengan jumlah rata-rata player sebanyak 432,727 dalam 30 hari terakhir. Menjadikan game besutan Brendan Greene dkk pantas menempati posisi teratas game battle royale paling favorit saat ini versi Steam. Tentu hal-hal ini akan bisa berdampak positif untuk kalian sendiri. Kuy mari kita simak di bawah ini 5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer.

1. Dapat Mengasah Kemampuan ‘Aim’

Karena PUBG merupakan game survival yang dipadu-padankan dengan serunya ‘tembak-tembakan’. Membuat setiap player harus memiliki akurasi tembakan (aim) yang akurat. Dibandingkan dengan game shooter lainnya, PUBG memiliki recoil pattern yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Perlu adanya adaptasi yang cukup lama sehingga membuat hal ini menjadi sangat istimewa untuk bisa dikuasai.
Oleh karena hal tersebut, dengan menguasai recoil pattern yang disajikan di dalam game PUBG akan sangat membantumu untuk bisa dengan mudah beradaptasi pada game shooter lainnya.

2. Prospek E-sport Yang Jauh Lebih Besar

Pernah gak sih kalian berpikir untuk bisa menghasilkan uang dari kebiasaan kalian bermain game? . Hmm, tentu hal ini menjadi satu impian yang paling diinginkan bagi para muda-mudi saat ini. Terjun ke dunia e-sport mungkin menjadi salah satu jalan yang bisa kalian pilih. Sudah banyak orang yang berhasil. Walau terdengar cukup sulit, namun apabila kalian bisa terjun sebagai pro-player. Dan bertanding melawan kumpulan orang-orang hebat dalam suatu arena yang sama. Tentu akan memberikan rasa bangga tersendiri dalam diri kalian.
Salah satu alasan penting mengapa PUBG layak untuk kalian tekuni sebagai pro-player ialah besarnya peluang. Yang kalian miliki untuk bisa berpartisipasi ke dalamnya. Kembali pada alasan euforia PUBG yang saat ini sedang ramai-ramainya. Membuat pihak publisher tertarik untuk rutin membuka pendaftaran bagi mereka yang ingin bertanding melawan player hebat lainnya dari berbagai negara. Selain itu, ada banyak sekali sponsor yang siap mendanai siapa saja yang benar-benar serius mendalami dunia e-sport PUBG ini.

3. Memiliki Komunitas Yang Sangat Besar

Di dalam dunia video game online multiplayer, kita tentu mengenal yang namanya komunitas. Selain sebagai tempat bertemunya para player juga sebagai tempat berbagi informasi atau tips-tips seputar game yang dimainkan.
Pentingnya komunitas yang besar dan juga aktif, tentu memberikan dampak yang sangat positif. Bagi para developer game untuk bisa mengetahui game mereka dari sudut pandang konsumen. Dampak tersebut biasanya akan diimplementasikan ke dalam update baru yang berisi bug fixing, event, atau balancing game tersebut.

4. Dapat Meningkatkan Status Sosialmu Di Komunitas Gamer

Jika kalian termasuk orang yang suka bermain bermain game multiplayer competitive. Tentunya self skill menjadi tolok ukur untuk bisa membandingkannya dengan player lain. Bermain game dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan kamu bisa menguasainya. Akan secara tidak langsung membuatmu tidak bisa dipandang sebelah mata oleh player lain. Nah, jika kalian masih mencari-cari game apa yang bisa meningkatkan self-skillmu. Maka PUBG bisa menjadi salah satu referensi yang bisa kalian pilih ya guys.

5. Peluang Menjadi Seorang Streamer/Pro-player Semakin Terbuka Lebar

Dewasa ini siapa yang tidak mengenal tokoh-tokoh PUBG seperti Shroud, DrDisrespect, Ninja, dll? . Ya, mereka adalah para streamer sekaligus mantan pro-player yang membesarkan namanya hanya dengan bermain game PUBG (khususnya Shroud dan Ninja). Nah, jika kalian ingin seperti mereka. Tentu dengan bermain game PUBG akan semakin memudahkan jalanmu untuk bisa melangkah menjadi seorang streamer professional.

 

7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019

Dari banyaknya hero Arena of Valor yang ada di game. Biasanya mereka memiliki kemampuan khusus untuk bertahan hidup ataupun menyerang musuh. Salah satu cara untuk bertahan hidup adalah dengan mengandalkan lifesteal. 7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019.

Lifesteal merupakan regen HP yang didapatkan ketika menyerang hero lawan berdasarkan persentase damage yang kalian berikan. Berikut adalah tujuh hero AOV yang memiliki lifesteal paling mengerikan. 7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019.

1. Ryoma

Sama seperti Lu Bu, Ryoma juga tidak memiliki mana pada mekanisme skill miliknya. Semua skill yang dimiliki Ryoma memiliki cooldown yang singkat. Termasuk ultimate-nya yang bernama Spectral Ire. Menggunakan Spectral Ire untuk hero lawan akan memulihkan HP Ryoma dalam jumlah yang besar.
Ryoma juga memiliki kelebihan lain, yaitu jarak serangnya yang begitu jauh. Alhasil membuat Ryoma sangat kuat dalam berduel dengan hero-hero melee.

2. Kil’Groth

Mendapat julukan belut dari para Challengers, Kil’Groth ternyata sangat menyeramkan ketika sudah memasuki late game. Melalui Enraged Spear (2), Kil’Groth mendapat tambahan damage sekaligus memulihkan HP-nya sebesar 45. Jika mengenai hero musuh, ia mendapat tambahan pemulihan HP sebesar 150 persen.
Apabila sudah dipadukan dengan attack speed yang tinggi. Kil’Groth akan sangat sulit untuk dijatuhkan. Sedikit tips, jangan biarkan Kil’Groth melakukan farm sendiri. Usahakan ganggu agar ia sulit untuk berkembang.

3. Lu Bu

Dengan mengandalkan ultimate-nya yang bernama Conqueror. Menjadikan Lu Bu sebagai salah satu hero favorit para DS laner. Selama menggunakan Conqueror, Lu Bu mendapatkan lifesteal di setiap serangan yang ia berikan.
Selain lifesteal yang tinggi, kelebihan lainnya dari Lu Bu adalah tidak adanya mana. Kelebihan ini membuat Lu Bu hanya tinggal berfokus kepada item yang ingin dibelinya.

4. Sephera

Dengan menyandang gelar support, Sephera memiliki pasif yang mampu membuatnya memulihkan HP. Pemulihan HP akan aktif setiap Sephera menggunakan skill apapun. Tidak hanya Sephera. Rekan setimnya juga bisa menerima efek ini jika memiliki HP terendah dan berada di sekitar Sephera.
Ultimate milik Sephera bisa dibilang salah satu yang terbaik. Ia mampu memberikan damage ke lawan sekaligus memberikan efek heal ke rekan satu tim. Pada saat menggunakannya, Sephera tidak dapat di serang. Bisa dibilang ultimate Sephera sungguh mengganggu, terutama saat teamfight.

5. Arum

Arum merupakan seorang tank yang mengandalkan lifesteal melalui binatang miliknya, bernama Spirit Beast. Setiap Spirit Beast yang ia keluarkan, Arum akan mendapatkan lifesteal sebesar 60 (+0,4 AP) (3% dari maksimal HP hero).
Dengan kemampuannya ini, Arum sangat kuat ketika permainan baru dimulai. Biasanya para pemain Arum akan masuk ke dalam hutan lawan untuk mengambil buff atau hanya sekedar mengganggu jungle lawan.

6. Lauriel

Mage dengan terkenal dengan kemampuan poke-nya ini sulit sekali untuk dijatuhkan. Memasuki mid game hingga late game. Lauriel sudah sangat sulit untuk dihentikan. Gabungan lifesteal yang ia terima melalui pasif dan Rhea’s Blessing. Membuat Lauriel tampak seperti seorang tank. Pastikan kalian gunakan Curse of Death atau Thom of the Reaper untuk melawannya ya!

7. Marja

Dalam hal laning phase, Marja tidak usah diragukan. Dengan tanpa menggunakan mana, Marja dapat dengan bebasnya mengeluarkan skill miliknya. Apabila Marja terkena damage oleh lawan, maka semua damage yang ia berikan ke lawan akan memulihkan HP-nya sekaligus memberikan efek slow.
Dengan lifesteal yang menyebalkan, Marja menjadi hero mage yang bisa mengisi posisi side lane dan juga midlane.

Itulah ketujuh hero AOV yang memiliki kemampuan lifesteal yang menyebalkan. Nantikan pembahasan hero AOV lainnya masih di 4plays.

 

5 Hero Mobile Legend untuk Mengalahkan Aldous

Hero fighter “one punch man” Aldous merupakan hero yang selalu diban dalam pertandingan ranked epic dan legends. Hal tersebut karena para pemain tidak ingin melawan hero mematikan yang doyan melakukan savage. Potensi damage yang dihasilkan oleh Aldous di lategame sangat besar. Sehingga membuat lawannya takut untuk bertarung melawannya. Apalagi skill ultimatenya yang dapat membuat Aldous berpindah dan menghampiri hero musuh dalam teamfight dengan cepat. Makanya ada ide dari membuat 5 Hero Mobile Legend untuk Mengalahkan Aldous.

Namun pada rank Myhtic, Aldous malah jarang diban dan digunakan oleh para pemain Mobile Legends. Mereka lebih memilih untuk membanned hero seperti Kimmy ataupun Harith. Hal tersebut karena mereka menyadari kelemahan yang dimiliki oleh Aldous. Salah satunya adalah Aldous membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan items yang dibutuhkan dan bergabung dalam teamfight. 5 Hero Mobile Legend untuk Mengalahkan Aldous.

Selain itu Aldous juga dapat dilawan dengan hero-hero lain di Mobile Legends. Berikut adalah 5 Hero Mobile Legend untuk Mengalahkan Aldous:

1. Lunox

Lunox adalah salah satu hero mage di Mobile Legends. Kemampuan Lunox memberikan damage kepada musuhnya tidak diragukan lagi. Pada dasarnya hero mage akan kuwalahan saat melawan Aldous, namun tidak dengan Lunox. Dengan skill ultimatenya dia dapat kabur dengan mudah saat di incar oleh Aldous. Bahkan Lunox dapat menyerang balik Aldous jika sudah mempunyai item magic damage yang cukup.

2. Gatotkaca

Gatotkaca adalah tipe hero tank yang mempunyai HP tebal. Aldous akan kesulitan untuk membunuh Gatotkaca satu lawan satu. Selain itu skill ultimate dari Gatotkaca dapat menyelamatkannya jika Aldous berusaha menargetkan Gatotkaca. Apabila Aldous menargetkan hero teman yang lain, Gatotkaca dapat datang dengan cepat sekaligus melawan balik dengan skill ultimatenya. Dengan adanya Gatotkaca kemampuan skill ultimate dari Aldous akan menjadi tidak berguna.

3. Argus

Argus adalah salah satu hero yang memiliki kekuatan besar untuk menghadapi Aldous. Meskipun sekarat Aldous tidak akan menyerang dan menargetkan Argus dengan ultimatenya. Hal tersebut karena ultimate dari Argus akan memberikan bayak HP jika Aldous menyerang langsung Argus. Jika semua skill dari Aldous sudah digunakan dan Argus kembali mempunyai HP maksimal maka pertemuran akan berbalik. Selain itu skill ability pertama dari Argus juga dapat digunakan untuk kabur menghindari Aldous ataupun berlari mengejarnya. Membuatnya counter yang ideal untuk Aldous.

4. Lancelot

Hero selanjutnya untuk menghadapai kekuatan dari Aldous adalah Lancelot. Lancelot dapat menggunakan skill ability keduannya untuk menghindari hantaman dari ultimate Aldous. Selain itu Lancelot juga unggul kekuatan damage pada awal permainan jika berhadapan dengan Aldous. Membuat Aldous tidak dapat melakukan last hitting minion adalah salah satu pekerjaan yang dapat dilakukan oleh Lancelot.

5. Chou

Chou adalah lawan seimbang untuk Argous. Selain sama-sama hero fighter Chou juga mempunyai CC untuk melumpuhkan pergerakan dari Aldous. Kelebihan lain dari Chou adalah sangat kuat dalam teamfight bersama teman-temannya. Chou dapat menendang hero lemah macam mage dan marksman ke arah teman kita ataupun menendang tank yang kuat menjauhi teamfight.

4 Perbedaan Resident Evil 2 Baru & Lama

Resident Evil 2 Remake memanglah sangat Viral dan menjadi favorit para gamers karena memang selain membawa kesan nostalgia. RE 2 Remake juga menyajikan nuansa baru yang tentunya memiliki pembaruan yang signifikan. Mentereng untuk dimainkan di era milenial ini. Namun, sebagian dari kita pastinya selalu membandingkan, antara versi orisinil dan versi remake nya, lalu apakah 4 Perbedaan Resident Evil 2 Baru & Lama? mari kita bahas.

Bagi pemain yang sempat bermain game ini di versi orisinilnya yaitu Resident Evil 2 yang dirilis Capcom pada tahun 1998 pastinya menyadari. Ada perbedaan alur cerita yang dikemas antara versi orisinil dan versi Remake. Jika di versi lawasnya, Cerita A dan jalan cerita atau alur yang kita ambil pastinya akan mempengaruhi jalanya cerita ke Cerita B. Contoh Cerita Leon akan mempengaruhi Cerita Claire di setiap langkah yang diambil di versi lawas.
Berbeda dengan versi Remakenya, dimana kedua cerita seakan dijadikan sama. Bahkan awalan Stage atau latar tempat ceritanya saja selalu berawal di tempat yang sama. Dan ceritanya pun terbilang sama. Sehingga banyak menimbulkan ketidak puasan bagi fans yang berharap bahwa di versi remake ini akan setidaknya sama dengan versi asli atau orisinilnya.

 

4. Kehadiran Mr.X

Hal pertama yang diharapkan banyak orang dan membuat semua orang terpana adalah kehadiran Mr.X dalam game ini. Di sektor aslinya, Mr.X atau Tyrant hanya akan muncul di cerita B dan akan memburu kita hampir sepanjang permainan. Di mana diRemake pun tidak berbeda. Kecuali dalam kisah Claire, MR. X akan dibunuh oleh G Draft 2 (Ayah Sherry William Birkin) sementara Claire membawa Sherry untuk melarikan diri di tengah permainan.

Bagian Leon berbeda, dimana Leon berhasil melarikan diri dari kantor polisi kemudian bertemu lagi di bagian drainase. Berlanjut ke kisah Ada sampai akhirnya Tyrant menjadi bos terakhir menjadi Super Tyrant yang sudah dijangkit dengan parasit baru.
Pertama kalinya kami melihat bahwa dalam cerita ke 2 atau B.

Penampilan Mr.X berjalan persis sama dengan versi aslinya. Dimana ada Scene iconic saat Mr. X mengangkat sisa-sisa helikopter yang telah jatuh sebelum mengejar kita. Dan pada titik ini, baik dari bermain di Cerita A dan Cerita B. Itu persis sama di versi Remake. Meskipun dapat dipahami dalam hal Gameplay kehadiran Mr.X membuat tekanan didalam game semakin mencekam berkat kehadiranya. Tetapi kembali lagi, hal ini sepertinya sedikit tidak masuk akal! .

Karena seharusnya Mr.X sendiri hanya hadir di cerita B dimana di versi Remake Cerita A dan B dan kehadirany Mr.X tidak ada perbedaanya, patut disayangkan.
Adapun pertanyaan apakah Mr.X yang mengejar Claire dan Leon adalah Mr.X yang sama? . Dalam cerita ini, ada penjelasan dalam cerita lama bahwa Umbrella mengirim Mr.X ke Raccoon di 6 kota berbeda. Yang “mungkin” bahwa Mr.X, keduanya mungkin berbeda.

3. Pertarungan dengan Pengguna G Virus

Salah satu masalah yang paling banyak diperdebatkan adalah bentrokan saat bertemu dengan pengguna G Virus. Yang telah muncul sejak cerita A yang harus dilawan oleh Leon dan Claire dengan G (bentuk 1) di tempat yang sama. Atau setelah mengedit puzzle pencarian koin untuk membuka jalan rahasia. Meskipun jika cerita itu relevan, harusnya kedua karakter bertemu dan melawan Wiliam di area yang berbeda.

Agar lebih sesuai dan tidak aneh jika dilihat dari segi alur cerita. 2 alur yang berbeda tetapi melawan di tempat yang sama? menjadi suatu keanehan jika dibandingkan dengan cerita aslinya. Yang juga termasuk saat kita melakukan konfrontasi di pertemuan kedua dan ketiga. (saat melawan William) Dalam versi remake hal ini berjalan sama persis, dimana berbeda dengan versi aslinya. Yang harusnya berbeda sehingga alur cerita tetap dalam koridor yang sama dan tidak melenceng.

Terutama dalam kecocokan dengan kisah akhir, dimana Claire harus melawan William dengan perubahan terakhir. (final form) Harusnya tetap ada alur yang berbeda antara Leon dan Claire agar cerita tetap terlihat rapi seperti script asli pada versi lawasnya.

2. Kematian Annette

Dalam cerita Claire, Annette akan meninggal disamping Sherry dan Claire. Saat sesudah memberikan anti virus sehingga nyawa Sherry dapat terselamatkan setelah bertarung melawan William (Bentuk G Virus). Sedangkan dalam Cerita Leon Annette. Kedapatan berhasil hidup sebelum menembakan senapan ke arah Ada wong demi menyelamatkan Vaksin virus agar tidak jatuh ke pihak yang salah setelah melawan William (Bentuk G Virus).

Berbeda dengan seharusnya, dimana cerita Claire dan Leon yang saling berkaitan dan menjadi cerita bersama. yang melalui alur cerita yang berbeda tanpa melalui cerita sama (Bertumpuk) berdasarkan 2 sudut pandang yang berbeda.

1. Kematian Ada Wong

Salah satu hal yang ditunggu sebagian banyak orang! ya Ada Wong! Kisah Ada Wong dan Leon memanglah sangat iconic. Romansa yang terajadi akibat kekacauan yang ditimbulkan Umbrella corporation memanglah menjadi salah satu bumbu dalam kisah Resident Evil 2. Namun sangat disayangkan, perbedaan yang disajikan antara versi Asli dan Remake terlihat sangat kontras. Dimana kita bisa melihat 2 video diatas dimana ada cuplikan antara versi Asli dan Remake perihal kematian Ada Wong.
Pada versi Remake, Ada ditembak oleh Annette sebelum akhirnya jatuh ke dasar fasilitas Umbrella. Sedangkan pada versi Aslinya, Ada wong terlibat pertarungan dengan Mr.X sebelum akhirnya berpisah dengan Leon.

Dari perbedaan diatas saja sudah sangat terlihat. Bahwa dalam versi Remake yang dijanjikan, ternyata masih ada kekurangan terutama dalam segi alur cerita. Dalam segi gameplay dan grafis sudah sangat jelas terlihat lebih baik. Namun kita juga tidak boleh lupa, unsur lain dalam suatu Game yang apik. Terdapat juga kejelasan dan keunikan alur cerita yang tentunya dapat memberikan pengalaman bermain yang baik dan berkesan untuk para pemain.

 

6 Game Balap PC Mirip Crash Team Racing

Game balap mungkin memang tengah meredup selama beberapa tahun terakhir, geliat Gran Turismo Sport yang spektakuler dua tahun lalu dinilai tak mampu bangkitkan kembali masa keemasannya. Meski cukup berbeda dengan game balap biasa. Namun game balap power-up juga mendapatkan imbas dari penurunan trendnya.

Dengan pengumuman akan perilisan Team Sonic Racing yang segera meluncur dua bulan lagi dan judul ternama. Seperti Crash Team Racing Nitro Fueled satu bulan setelahnya. Diharapkan game balap power-up dan secara spesifik game balap pada umumnya akan kembali mendapatkan perhatian para fans. khususnya gamer millenial, 6 Game Balap PC Mirip Crash Team Racing.

Namun, sebelum kedua game tersebut dirilis dan mengingat si raksasa Crash Team Racing hanya akan dirilis di console terlebih dahulu. Gamer PC tentu membutuhkan alternatif lain yang cukup mirip dengannya. Salah satunya adalah keenam game berikut, 6 Game Balap PC Mirip Crash Team Racing.

 

6. Break Arts 2 (IDR 95,999)

Balapan menggunakan motor, mobil, kart, pesawat, sepeda, ski, hingga jet-boat merupakan hal yang sangat biasa di beberapa game balap, namun tidak untuk Break Arts 2. Game ini hadirkan balap robot dengan nuansa ala Wipeout yang futuristik. Ya, kamu ngga salah baca, robot. Kamu bisa mengkustomisasi robotmu, memasang senjata, dan lakukan balapan layaknya game balap pada umumnya. Kamu bisa “menghancurkan” lawan-lawanmu dengan meriam dan misil sembari berjuang untuk meraih posisi teratas dari rantai balapan. Jika kamu suka robot, maka game ini merupakan game yang cocok untukmu.

5. F1 Race Stars (IDR 115,999)

Mengadaptasi sirkuit dan pembalap yang sama dengan balap jet darat Formula 1, F1 Race Stars didesain untuk gamer casual yang hanya ingin bersenang-senang saja tanpa harus memikirkan tuning mobil. Hadir dengan tampilan visual yang kartunis, game ini akan berimu kesempatan untuk memainkan Lewis Hamilton dan pembalap lain untuk mendapatkan posisi juara sembari menjatuhkan lawan-lawanmu dengan power-up yang disediakan.

4. Grip: Combat Racing (IDR 139,999)

Julukan “High octane hardcore combat racer” yang jadi dasarnya sepertinya bukan hanya embel-embel belaka. Karena Grip: Combat Racing miliki banyak hal yang bisa merepresentasikannya. Tak hanya balapan berkecepatan tinggi dengan menghancurkan lawan menggunakan power-up saja, mobilmu bisa menempel di atap trek tanpa harus membalik mobilmu. Ia juga hadirkan mode parkour dan arena yang seolah bawamu untuk mainkan game layaknya Twisted Metal yang hanya perlu menghancurkan musuhmu dalam satu arena. Kamu juga bisa mengkustomisasi mobilmu di mode single-player campaignnya dengan memasang senjata dan modifikasi lainnya.

3. Obliteracers (IDR 115,999)

Main balapan local multiplayer bareng maksimal empat player saja? Obliteracers berikan lebih banyak, berapa? 16 player. Sama seperti game balap power-up lainnya, game ini akan hadirkan map colorful dan power-up yang muncul di penjuru sirkuit. Uniknya, ia akan mendukung beberapa controller, mulai dari joystick, keyboard, hingga smartphone. Namun perlu diingat, gamenya yang multiplayer heavy akan berimu penyesalan apabila kamu tak miliki teman.

2. Split/Second (IDR 108,999)

Jika game balap power-up pada umumnya akan menyediakan power-up gacha di tengah trek yang akan berimu senjata seperti misil hingga perisai, maka Split/Second melakukannya dengan cara berbeda. Game buatan Black Rock Studio ini sekilas memang terlihat seperti game balap biasa, namun ia miliki power-up yang terpasang di setiap treknya. Mungkinkanmu untuk menghancurkan beberapa bagian trek seperti menara hingga hadirkan pesawat jatuh demi memperlambat lawan-lawanmu.

1. Sonic & All-Stars Racing Transformed Collection (IDR 135,999)

Pernah main HotWheels Extreme Racing di PlayStation 1 yang kemudian diadaptasi oleh Grand Theft Auto V Online dengan mode Transform Racingnya? Jika ya, maka Rockstar sepertinya sudah ketinggalan zaman karena mode tersebut sudah diaplikasikan terlebih dahulu oleh Sonic & All-Stars Racing Transformed Collection. Sama seperti HotWheels, kendaraanmu akan berubah dari mobil, pesawat, hingga jet-boat dengan power-upnya masing-masing di sepanjang balapan. Tak hanya Sonic gamenya akan hadirkan puluhan karakter dari franchise SEGA, seperti Crazy Taxi hingga Shinobi. Tiap karakter miliki power-up spesial yang disebut All-Stars yang hanya bisa mereka gunakan. Berbeda dari versi console, versi PC gamenya akan hadirkan tiga karakter eksklusif seperti Tactician dari Football Manager, beberapa karakter Team Fortress 2 (representasi Valve dan Steam), dan Shogun Total War.