Pengertian BusyBox, Sejarah, Fungsi dan Fitur Menarik !

Pengertian BusyBox – Pada artikel kali ini kita akan membahas bersama tentang apa itu Busybox. Busybox sendiri merupakan perangkat lunak yang menyediakan beberapa utilitas Unix di mana terdapat dalam 1 file dan bisa di eksekusi. Selain itu Busybox berjalan di berbagai lingkungan POSIX mulai dari Linux, Android, bahkan hingga FreeBSD. Hanya saja biasanya akan banyak alat yang harus di sediakan dan di rancang untuk bekerja dengan antarmuka yang tersedia oleh kernel Linux.

Pengertian dan Sejarah Busybox

Berdasarkan sejarahnya, Busybox di tulis pertama kali oleh Bruce Perens tepatnya pada tahun 1995. Kemudian Busybox di nyatakan selesai untuk penggunaan yang di maksudkan pada tahun 1996. Adapun tujuan awal dari Busybox sendiri adalah untuk menempatkan sistem bootable lengkap pada satu floppy disk yang berfungsi sebagai disk penyelamat dan sebagai penginstal untuk distribusi Debian. Sehingga sejak saat itu di perluas menjadi perangkat ruang pengguna inti standar de facto untuk Linux tertanam dan penginstal distribusi Linux.

Terlebih lagi executable Linux sendiri membutuhkan beberapa kb overhead. Menggabungkan program Busybox lebih dari 200 program yang sering kali menghemat banyak ruang disk dan memori sistem.

Sebagai informasi tambahan, BusyBox di kelola oleh Enrique Zanardi di mana berfokus pada kebutuhan sistem penginstal boot-floopy Debian hingga awal tahun 1998. Kemudian saat Dave Cinege mengambil alih untuk Linux Router Project, Cinege membuat beberapa tambahan, seperti menciptakan lingkungan pembangunan termodulasi dan mengalihkan fokus BusyBox ke sistem tertanam tingkat tinggi secara umum.

Tepatnya pada tahun 1999, saat pengembangan Linux Router Project melambat, Erik Andersen mengambil alih proyek tersebut dan menjadi pengelola resmi bahkan hingga 2006.

Saat ini pertumbuhan pasar tertanam Linux terbilang cukup populer dan Busybox bisa di katakan matang sehingga memperluas basis pengguna dan fungsionalitasnya.

Fitur menarik BusyBox

Apa saja fitur menarik dari BusyBox?? BusyBox dapat di kustomisasi untuk menyediakan subset bahkan lebih dari 200 utilitas. Selain itu Busybox juga menyediakan sebagai besar utilitas yang di tentukan dalam spesifikasi Unix Tunggal dan di tambahan dengan banyak utilitas lain yang di harapkan dapat di lihat oleh pengguna.

Busybox menggunakan cangkang Almquist yang di kenal sebagai A Shell, ash dan sh. Sedangkan untuk alternatifnya adalah cangkang hush yang lebih kecil, kemudian Msh dan Lash yang dulunya sempat tersedia.

Di karenakan BusyBox memiliki sistem bootstrap yang lengkap, maka cukup bisa untuk menggantikan daemon init dan udev hingga bisa dipanggil sebagai init saat startup dan mdev pada waktu hotplug.

Biner tunggal

Program komputer tentu memiliki file biner yang bisa di eksekusi secara terpisah untuk setiap aplikasi. Tidak berbeda juga dengan BusyBox yang merupakan biner tunggal dan merupakan konglomerat dari banyak aplikasi. Adapun masing-masing aplikasi bisa di akses dengan memanggil biner tunggal BusyBox tersebut dengan berbagai nama yang di dukung dengan symbolic link atau hard link untuk setiap nama yang berbeda.

Busybox mendapatkan manfaat dari pendekatan biner tunggal. Hal di karenakan dapat mengurangi overhead yang ditimbulkan oleh format file dan dapat di eksekusi. Memungkinkan kode untuk dibagikan antara beberapa aplikasi tanpa memerlukan galery. Sehingga teknik ini bisa di katakan mirip dengan apa yang di sediakan oleh perintah di FreeBSD. Hanya saja yang membedakan adalah BusyBox menyediakan versi utilitass dan di sederhanakan seperti perintah ls tanpa kemampuan menyortir file. Berbeda dengan crunchgen yang menghasilkan jumlah semua utilitas dan menawarkan versi yang berfungsi penuh.

Baca Juga :

***