6 Game Perempuan Wajib Coba 2019

Video games pada dasarnya tidak membatasi umur maupun gender. meskipun begitu ada batasan-batasan seperti rating hingga konten dari game itu sendiri yang membatasi gamers dalam memainkan beberapa judul game itu sendiri. Kebanyakan gamers memang didominasi oleh gender laki-laki. Namun tidak sedikit perempuan yang suka bermain game mulai dari anak-anak hingga perempuan dewasa sekalipun. 6 Game Perempuan Wajib Coba 2019.

Dan tidak sedikit pula judul game yang memang ditujukkan untuk kaum hawa ini. Dengan berbagai genre mulai dari casual hingga game yang cenderung ke arah sosial untuk sekedar berkomunikasi atau mengobrol dengan pemain lainnya yang ada di dalam game. Jika kalian merasa dan ngaku gamers cowo “banget”. Mungkin bisa mencoba beberapa judul game di bawah yang biasa dimainkan oleh gamers wanita, simak selengkapnya langsung di bawah ini. 6 Game Perempuan Wajib Coba 2019.

Line Play

Game yang lebih cenderung berfokus terhadap avatar dan fitur sosialnya ini sangat menarik bagi kaum perempuan. Terkadang mereka bahkan rela untuk menghabiskan tabungannya demi melakukan “gatcha” untuk menebus baju hingga accessories yang mendukung karakter mereka. Meskipun tersedia pilihan karakter laki-laki, namun lebih banyak pilihan item-item yang menarik bagi para cewek. Tahankah kalian gamers yang ngaku cowo “banget” menginstall permainan ini di smartphone masing-masing ? atau justru kalian mencoba untuk membuat avatar hode didalamnya ?

Mystic Messenger

Judul game yang satu ini mungkin sangat asing di mata gamer yang ngaku cowo “banget”. Tantangan yang begitu berat akan membawa kalian mengobrol alias chatting dengan karakter-karakter cowo yang berpenampilan keren, cool hingga maskulin. Perempuan Jepang biasa menyebutnya dengan “ikemen”. Jadi kamu sudah siap menyiapkan mental untuk mengobrol dengan para “ikemen” ? sudah cukup berat tantangannya ?

Beauty Store Dash

Jika kalian pernah memainkan game berjudul Diner Dash, game yang satu ini tak jauh berbeda. Hanya saja mengusung tema yang berbeda yaitu hal yang berhubungan dengan “kecantikan” tak lain dan tak bukan adalah salon kecantikan. Kaum perempuan pastinya sangat menyukai game kasual yang satu ini, namun kamu yang ngerasa gamer “cowo” masih cukup seru kok bermain game ini. Setidaknya bisa mengobati rasa kesal setelah gagal “chicken dinner”.

Runway Story

Masih mengadaptasi aktivitas wajib kaum perempuan yaitu berdandan, game ini menghadirkan fitur untuk mengkustomisasi karakter dengan berbagai pilihan pakaian yang tersedia. Bukan hanya itu saja, untuk membuat permainan semakin menarik juga tersedia mini-games seperti match-3 puzzle layaknya Candy Crush. Wahai para gamer yang ngerasa cowo “banget” udah siap ngehode dan install game ini ?

Dress Up Diary: True Love

Game yang satu ini sangat menantang kalian para gamer yang ngaku cowo “banget”. Jika kalian merasa benar-benar tertantang silahkan install permainan ini. Dalam game ini kamu akan berperan sebagai wanita yang bisa di kustomisasi pakaian hingga semua yang berhubungan dengan tampilan karakter tersebut. Kamu dituntut untuk memiliki tampilan semenarik mungkin untuk menemui karakter-karakter lawan jenis yang ada di dalam game dan berkencan.

Cooking Mama

Tantangan yang satu ini mungkin akan sangat menarik, meskipun memasak wajar dilakukan oleh kaum perempuan. Cooking Mama memang menjadi salah satu game yang disukai para perempuan, namun tidak ada salahnya kamu-kamu yang ngerasa cowo “banget: mencoba game yang satu ini. Tidak ada salahnya menambah knowledge tentang memasak bukan ? kali aja doi makin sayang kalo kamu bisa masak. NB: kalo kamu punya doi loh ya brott.

5 Alasan Wajib Coba Dissidia FF: Opera Omnia

Dengan dirilisnya Dissidia Final Fantasy : Opera Omnia versi global pada tanggal 30 Januari 2018 yang lalu. Tentunya membuat kamu-kamu penggemar Final Fantasy ingin mencoba memainkan game yang satu ini. Game yang bisa kamu nikmati melalui platform IOS dan Android ini akan menghadirkan pertarungan. Tim yang terdiri dari 3 karakter-karakter terkenal dari franchise Final Fantasy. Dengan sistem turn-based yang akan memiliki tampilan grafis yang indah khas Square Enix. 5 Alasan Wajib Coba Dissidia FF: Opera Omnia.

Dari segi gameplay game ini akan membuat mu bernostalgia dengan JPRG klasik. Selain itu game ini juga akan menawarkan berbagai macam fitur yang tidak dimilik game-game lain. Oleh karena itu, hari ini kami bakal berikan 5 Alasan Wajib Coba Dissidia FF: Opera Omnia.

1. Tidak ada Energy = Main Sepuasnya!

Kadang saat memainkan sebuah game di platfrom mobile. Kamu terhalang dengan batasan energy yang ada. Hal ini tentunya sangat mengganggu, sehingga membuat mu harus menunggu atau harus menggunakan berbagai jenis item untuk menambah energy mu. Namun kamu harus membuang jauh-jauh permasalahan energy yang ada di sebagian besar game mobile pada umumnya. Karena dalam game ini sang pengembang tidak menyertakan system energy tersebut. Square Enix sepertinya sangat paham bahwa game dengan genre JRPG sangat memerlukan grinding untuk meningkatan level. Dengan tidak adanya system energy tersebut. Dapat diartikan kamu bisa bebas meningkatkan level karakter mu ataupun beburu in game resource secara leluasa.

2. Diamond Bukan Barang yang Langka

Dalam game berbasis gacha mengumpulkan diamond adalah hal yang sangat sulit. Kadang kamu harus menyelesaikan berbagai macam quest ataupun event yang ada. Sayangnya, kadang diamond yang kamu dapatkan tidak berbanding lurus dengan usaha mu. Sehingga kamu harus berhati-hati dalam mengambil keputusan untuk melakukan gacha. Tapi dalam game Dissidia Final Fantasy Opera Omnia, diamond bukanlah hal yang langka. Bisa dibilang hampir semua yang kamu lakukan dalam game ini akan menghasilkan diamond. Dengan rata-rata hampir 250 diamond yang kamu dapatkan dari tiap misinya tentu akan sangat membantu kamu untuk melakukan gacha. Belum lagi ditambah dengan level up rank yang akan mendpat 100 diamond, daily quest 100, quest clear 20. Bahakan hanya melihat cutscene yang merupakan bagian cerita dari game, kamu akan mendapat 50 diamond. Hal tersebut belum ditambah dengan diamond yang kamu dapatkan jika menyelesaikan quest dengan tingkat kesulitan hard. Sangat mudah bukan!

3. Nostalgia JRPG yang Bertabur Bintang

Perasaan pertama saat memainkan game ini kamu akan dibawa bernostalgia dengan beberpa judul game dari franchise Final Fantasy beberapa tahun yang lalu. Berbeda dengan versi konsolnya, Dissidia Final Fantasy yang identik dengan game bergenre fighting, dengan mempertemukan karakter-karakter Final Fantasy dalam satu arena, dalam game Dissidia Final Fantasy Opera Omnia ini kamu akan bermain dengan sistem turn-based ala JRPG klasik. Sang pengembang sepertinya mencoba menghadirkan sistem turn-based yang sangat identik dengan game Final Fantasy melalui game yang satu ini. Selain itu, kamu juga akan melihat para heroes and villains sepanjang 30 tahun perjalanan franchise ini.

4. Game dengan Gameplay yang Unik

Meskipun game ini menawarkan system turn-based layaknya game JRPG klasik, namun sang pengembang juga menambakan berbagai macam elemen-elemen baru yang terbilang cukup unik. Dalam game ini kamu tidak bisa asal menyerang musuh sesuai giliran mu. Dalam game ini terdapat dua jenis serangan yaitu HP attack yang berfungsi untuk mengalahkan musuh mu, sedangkan barvery attack menunjukan seberapa besar damage yang akan kamu hasilkan. Barvery gauge akan bertambah saat kamu melakukan serangan bravery attack. Jadi kamu perlu meningkatkan barvery gauge mu terlebih dahulu sebelum melancarkan HP attack untuk membunuh musuh mu. Bisa dibilang dengan barvery gauge system akan membuat permainan lebih menantang. Selain itu game ini juga mengahadirkan dua macam level, yang pertama adalah basic level yang akan meningkatkan stats karakter mu. Dan crystal strength system, dimana kamu harus mengumpulkan crystal dari berbagai macam quest ataupun event yang ada untuk membuka berbagai macam stats dan skill untuk karakter mu.

5. System Gacha yang Dermawan

Square Enix lagi-lagi mendengarkan suara hati para penikmat game mobile. Selain memberikan diamond dengan begitu mudah dan menghilangkan system energy layaknya game mobile yang lain, mereka juga memberikan garanasi bahawa gacha yang kamu lakukan akan menghasilkan minimal 1 senjata berbintang 5. Dalam Dissidia Final Fantasy Opera Omnia sendiri kamu hanya perlu melakukan gacha untuk equipment karakter mu, sedangkan untuk hero-hero pada game ini akan kamu dapatkan seiring dengan progress game mu. Kamu tidak perlu takut bahwa gacha yang kamu lakukan akan berujung kekecewaan, meskipun gacha mu menghasilkan equipment yang sama, barang tersebut bisa kamu pasangkan ke hero lain yang menggunakan senjata sejenis, atau kamu juga bisa menggunkan equipment tersebut untuk memperkuat senjata mu yang lain. Selain itu, dengan adanya event gacha yang terus diupdate setiap 2 minggu sekali, kamu dapat memfokuskan gacha ke hero-hero favorit kamu.

5 Game Jepang Paling Aneh

Game buatan Jepang memang banyak yang sukses di kancah internasional dari zaman dulu hingga sekarang. Jumlah game yang di produksi tiap tahunnya-pun meningkat. Dan tidak sedikit juga yang berhasil sukses dipasaran. 5 Game Jepang Paling Aneh.
Namun, ada beberapa game yang kalau dilihat-lihat. Game tersebut memiliki tujuan yang sangat absurd atau malah gameplaynya yang sangat aneh. Jadi berikut 5 Game Jepang Paling Aneh.

1. Muscle March

Game untuk console Wii buatan Jepang ini memang terlihat sangat aneh. Dapat dilihat dari bagian Main Menunya. Yang berisikan 6 orang dan 1 beruang yang berotot berpose bersama. Tujuan game ini adalah untuk mengejar seseorang yang mencuri susu penumbuh otot milikmu. Kamu harus berpose dengan nunchuk Wii-mu untuk menyesuaikan diri dengan tembok yang ada pada rintangan. Lebih jelasnya bisa kalian lihat di Gameplay Muscle March oleh Pewdiepie. Yang pasti kalian akan puas tertawa menyaksikan gameplay game yang sangat aneh ini.

2. Im Sorry

Game ini sebenarnya dibuat sebagai sindiran kepada salah satu walikota Jepang pada zaman itu yang melakukan korupsi yang cukup besar. Game Im Sorry ini memiliki gameplay hampir persis seperti Pac-Man, namun karakter yang kita mainkan bisa menyerang para pengganggu kapan saja dengan pukulan. Hal yang membuat game ini dibilang aneh, adalah pengganggu yang bisa dibilang sangatlah aneh. Seperti Michael Jackson, salah satu atlet olympic dan seorang komedian yang bisa membuatmu telanjang saat tertangkap olehnya. Game ini sayangnya kurang laku dipasaran dunia karena kurang mengerti maksud dan candaan yang tersirat didalam game ini, yang mungkin hanya diketahui orang-orang Jepang saja.

3. Toilet Kids

Kalian inget gak dulu punya game pesawat yang tembak-tembakan? . Nah game ini mirip gameplaynya dengan game seperti itu. Namun, pada game ini kalian harus menembaki buang air besar, serta kentut kalian. Menjijikan ? Iya. Kalian juga belum liat bos-bos yang ada per levelnya yang pasti lebih menjijikan lagi. Penasaran ? Coba tengok gameplay yang ada diatas ya!

4. Mr Mosquito

Kebayang gak kalau kalian akan bermain Simulator Nyamuk ? Mungkin kalau kalian pernah liat Goat Simulator yang absurd itu. Mosquito Simulator yang satu ini lebih absurd lagi. Game dengan judul Mr. Mosquito ini benar-benar mengajak kita bermain. Sebagai nyamuk yang harus menghisap darah dari manusia untuk bertahan hidup. Kalian juga harus bisa menghisap darah tanpa diketahui oleh orang-orang yang kalian hisap.

5. Incredible Crisis

Game ini mungkin jarang kita ketahui, namun ternyata game buatan Jepang yang satu ini punya gameplay yang cukup tidak wajar. Tujuan game ini adalah merayakan ulang tahun nenek Haruko. Yang hampir terlupakan dan kalian akan merayakannya dengan persiapan seadanya. Kalian akan bermain sebagai anggota keluarga yang coba menyiapkan perayaan ulang tahun dadakan itu. Letak keanehannya muncul pada misi-misi yang kita harus jalani untuk mempersiapakan ulang tahun nenek Haruko. Seperti menari-nari di kantor, menaiki tiang keseimbangan serta menjawab kuis di ambulans. Dan masih banyak misi lain yang sangat aneh yang kamu harus lalui untuk menyelesaikan game ini.

7 Karakter Berpotensi Muncul di Jump Force

Tidak bisa dipungkiri lagi, Jump Force telah menghebohkan para gamer ketika pertama kali diumumkan. Sayangnya banyak karakter lainnya yang seharusnya bisa masuk ke dalam Jump Force namun tak bisa karena berasal dari franchise lain diluar Shonen Jump. Bagaimana tidak, game tersebut menghadirkan pertarungan yang sangat seru antar karakter dari manga besutan Jump seperti Naruto, Bleach, One Piece, Dragon Ball, dan beberapa serial Jump lainnya. 7 Karakter Berpotensi Muncul di Jump Force.

Dengan semakin banyaknya konfirmasi playable karakter baru, tentu masih banyak karakter yang diinginkan oleh para fans untuk game fighting campur aduk ini. Kali ini Kru 99epic bakal memberikan list. Beberapa karakter yang pastinya bakal membuat Jump Force semakin seru, namun nggak bisa masuk didalamnya. Siapa saja 7 Karakter Berpotensi Muncul di Jump Force? Yuk, langsung simak dibawah ini!

1. Kaneki Ken (Tokyo Ghoul)

Sebagai salah satu karakter yang paling banyak di request kehadirannya di internet. Tentu kehadiran Kaneki akan membuat arena dalam Jump Force semakin berdarah-darah dengan Kagune yang ia miliki. Walau demikian, tentunya rating dari game Jump Force. Akan naik dengan kehadirannya (dan Issei) kalau elemen gore yang terdapat dalam Tokyo Ghoul juga dimasukkan dalam game ini.

2. Saitama (One Punch-Man)

Wah, karakter yang satu ini sih pastinya sulit untuk dimasukkan dalam Jump Force. Karena sekalinya serius pasti musuh-musuh yang ia lawan bakal kalah hanya dengan satu pukulan saja. Akan sangat OP tentunya jika Saitama dimasukkan dalam Jump Force karena hingga kini. Tak ada game yang mampu menakar kekuatan sesungguhnya dari Saitama. Jika diadu dengan Goku, Naruto ataupun Luffy, tentunya karakter ini bakal mengundang kontroversi diantara para fans berat serial-serial tersebut.

3. Natsu Dragneel (Fairy Tail)

Pengguna Dragon Slayer Magic ini mampu memakan api agar ia dapat berkembang menjadi lebih kuat dalam pertarungannya. Jadi, ketika lawan karakter-karakter api seperti Sasuke ataupun Shishio pastinya bakal gampang banget ya. Terlebih, kalau Natsu bisa mengakses Dragon Force ataupun Fire Dragon Mode, pastinya bakal jadi karakter yang sangat OP.

4. Meliodas (Nanatsu no Taizai)

Walau kelihatan muda, Meliodas yang sudah berumur ribuan tahuN. Pastinya bakal menjadi tambahan karakter dalam Jump Force yang seru. Bakal seru pastinya melihat Meliodas membalikkan serangan-serangan seperti Kamehameha atau Rasengan. Dengan menggunakan Full Counter yang ia miliki. Terlebih kalau sudah memiliki Lostvayne yang memungkinkan dirinya untuk menggandakan dirinya.

5. Eren Yeager (Attack on Titan)

Anggota Survey Corps yang bisa menjadi Titan. Dan kunci dari konfilk Attack on Titan ini pastinya akan menjadi karakter yang berbahaya jika dimasukkan dalam Jump Force. Kalau Eren sampai masuk dalam Jump Force. Pastinya bakal merusak arena karena ia mampu berubah menjadi Titan. Dan akan menjadi salah satu karakter over powered dalam game ini.

6. Issei Hyoudou (High School DxD)

Karakter mesum dari High School DxD yang satu ini sih kayaknya nggak bakal masuk Jump Force. Sekalipun ada di Jump karena jurus-jurusnya yang menjurus cabul ya. Dengan Boosted Gear yang dimiliki oleh Issei. Pastinya pertarungan dalam Jump Force bakal lebih seru lagi. Terlebih apabila jurus-jurus Issei juga menghadirkan karakter-karakter haremnya seperti Rias atau Akeno ya, atau minimal ada Dress Break lah.

7. Kirito (Sword Art Online)

Kirito juga menjadi salah satu karakter yang paling diinginkan dalam Jump Force. Terlebih karena banyak fansnya yang menginginkan sang The Black Swordman bertarung dengan dua pedang yang ia miliki dengan karakter-karakter di Jump Force. Jika melihat game yang menghadirkan Kirito sebelumnya yaitu Fighting Climax. Kirito akan hadir dengan avatar yang ia gunakan di Sword Art Online.

 

Nah, itu dia deretan karakter yang mungkin akan membuat Jump Force semakin seru untuk dimainkan. Terlepas hal itu, semoga saja nantinya bakal ada fighting crossover antar anime yang bakal lebih lengkap lagi. Menurut klean, siapa karakter yang cocok dimasukkan dalam Jump Force? Sayangnya walau demikian, mereka takkan ada dalam Jump Force karena mereka bukanlah karakter yang berasal dari franchise Shonen Jump.

5 Rekomendasi Game Android Terbaik

Seperti biasa, tim epic99 akan memberikan rekomendasi game mobile terbaik dan terbaru minggu ini. Cukup banyak game baru yang bermunculan minggu ini serta banyak game yang sedang mengadakan event. Ataupun update terbaru yang menarik dan tentunya sayang banget kalau kalian lewatkan. tim epic99 sudah menyimpulkannya dan memilih 5 Rekomendasi Game Android Terbaik , apa saja sih game nya? Yuk langsung aja disimak.

1. Tales of Guardians

Meski saat ini game bergenre MOBA dan juga battle-royale cukup mendominasi, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa masih banyak juga yang menyukai game-game bergenre RPG. Tales of Guardians, game yang belum lama dirilis ini mungkin akan membuatmu tertarik untuk mencicipinya.
Tales of Guardians memiliki kualitas grafis bergaya anime dengan konsep RPG dunegon-based. Memiliki mekanisme real-time strategi, game tersebut memiliki konten PvP dan juga PvE yang sangat lengkap dengan jalan cerita yang cukup menarik untuk diikuti. Tertarik untuk memainkannya?

Download di: Google Play.

 

2. AxE: Alliance vs Empire

Alliance x Empire (AxE) adalah salah satu judul game mobile yang paling dinanti. Menawarkan grafis yang fantastis dengan genre action MMORPG, tentu saja menjadi daya tarik utama game tersebut. Setelah sebelumnya hanya rilis di Korea Selatan, AxE: Alliance vs Empire dipastikan sudah mendapatkan versi Inggris.
Alliance x Empire (AxE) dikembangkan oleh Nexon Red yang bertempat di Korea Selatan. Tidak serta merta mengandalkan grafis yang fantastis aja, action MMORPG yang satu ini juga menawarkan combat system yang disebut dengan dynamic RvR. Kamu akan dapat berpartisipasi dalam pertarungan berskala besar antara Alliance dan Empite ketika karaktermu mencapai level tertentu.

Download di: APKPure.

3. Novoland: The Castle In The Sky

Meskipun saat ini game mobile lebih dominasi oleh game-game bergenre MOBA dan battle-royale, tidak bisa dipungkiri bahwa game bergenre MMORPG masih sangat banyak peminatnya. Game MMORPG biasanya lebih menonjolkan kualitas grafis yang ditawarkan. Salah satunya adalah Novoland: The Castle In The Sky yang baru saja dirilis versi Inggrisnya.
Novoland: The Castle In The Sky adalah 3D open-world MMORPG yang memiliki kualitas grafis yang fantastis. Tidak hanya itu, konten PvE yang mencakup Raids bersama teman-teman juga dihadirkan. Sementara konten PvP yang ditawarkan cukup menarik, dimana pertarungan dengan pemain lain dilakukan secara real-time. Oh ya, kostumisasi karakter di game ini juga cukup mendetail lho Guys.

Download di: Google Play.

 

4. Warship Girls

Warship Girls sendiri menawarkan mekanisme yang sama seperti para pesaingnya dimana pemain berperan sebagai komandan yang mengatur pasukan “kapal” sebaik mungkin. Tentu saja kapal disini hadir dalam bentuk moefikasi yang sangat aduhai dan patut untuk dikoleksi yang tentunya terbagi dalam berbagai tingkat rarity yang berbeda.
Untuk urusan gameplay, sepertinya tidak ada yang terlalu istimewa. Warship Girls menawarkan genre Turn-based RPG sebagai basis gameplaynya. Kualitas grafis ketika bertarung juga tidak terlalu istimewa. Namun, layaknya game moefikasi pada umumnya, Warship Girls juga menawarkan artwork yang cukup menawan.

Download di: Google Play.

 

5. Hatsune Miku: Dreamy Vocal

Resmi diberinama Hatsune Miku: Dreamy Vocal, game tersebut telah dirilis untuk Android dan juga iOS. Bagi kamu yang meragukan kualitasnya, tenang saja, karena game mobile tersebut memiliki lisensi resmi dari Crypton Future Media selaku pencipta karakter Hatsune Miku.
Hatsune Miku: Dreamy Vocal memiliki kualitas grafis yang cukup baik meski diperuntukkan untuk mobile. Selain Miku, beberapa karakter vocaloid lainnya seperti Kagamine Rin dan Len, serta Megurine Luka juga dihadirkan. Mirip seperti konsol, suara karakter asal Jepang dan fitur 3D Live yang menarik juga dihadirkan oleh Tencent demi memuaskan hasrat para fans.

Download di: Situs resminya.

 

4 Perbedaan Resident Evil 2 Baru & Lama

Resident Evil 2 Remake memanglah sangat Viral dan menjadi favorit para gamers karena memang selain membawa kesan nostalgia. RE 2 Remake juga menyajikan nuansa baru yang tentunya memiliki pembaruan yang signifikan. Mentereng untuk dimainkan di era milenial ini. Namun, sebagian dari kita pastinya selalu membandingkan, antara versi orisinil dan versi remake nya, lalu apakah 4 Perbedaan Resident Evil 2 Baru & Lama? mari kita bahas.

Bagi pemain yang sempat bermain game ini di versi orisinilnya yaitu Resident Evil 2 yang dirilis Capcom pada tahun 1998 pastinya menyadari. Ada perbedaan alur cerita yang dikemas antara versi orisinil dan versi Remake. Jika di versi lawasnya, Cerita A dan jalan cerita atau alur yang kita ambil pastinya akan mempengaruhi jalanya cerita ke Cerita B. Contoh Cerita Leon akan mempengaruhi Cerita Claire di setiap langkah yang diambil di versi lawas.
Berbeda dengan versi Remakenya, dimana kedua cerita seakan dijadikan sama. Bahkan awalan Stage atau latar tempat ceritanya saja selalu berawal di tempat yang sama. Dan ceritanya pun terbilang sama. Sehingga banyak menimbulkan ketidak puasan bagi fans yang berharap bahwa di versi remake ini akan setidaknya sama dengan versi asli atau orisinilnya.

 

4. Kehadiran Mr.X

Hal pertama yang diharapkan banyak orang dan membuat semua orang terpana adalah kehadiran Mr.X dalam game ini. Di sektor aslinya, Mr.X atau Tyrant hanya akan muncul di cerita B dan akan memburu kita hampir sepanjang permainan. Di mana diRemake pun tidak berbeda. Kecuali dalam kisah Claire, MR. X akan dibunuh oleh G Draft 2 (Ayah Sherry William Birkin) sementara Claire membawa Sherry untuk melarikan diri di tengah permainan.

Bagian Leon berbeda, dimana Leon berhasil melarikan diri dari kantor polisi kemudian bertemu lagi di bagian drainase. Berlanjut ke kisah Ada sampai akhirnya Tyrant menjadi bos terakhir menjadi Super Tyrant yang sudah dijangkit dengan parasit baru.
Pertama kalinya kami melihat bahwa dalam cerita ke 2 atau B.

Penampilan Mr.X berjalan persis sama dengan versi aslinya. Dimana ada Scene iconic saat Mr. X mengangkat sisa-sisa helikopter yang telah jatuh sebelum mengejar kita. Dan pada titik ini, baik dari bermain di Cerita A dan Cerita B. Itu persis sama di versi Remake. Meskipun dapat dipahami dalam hal Gameplay kehadiran Mr.X membuat tekanan didalam game semakin mencekam berkat kehadiranya. Tetapi kembali lagi, hal ini sepertinya sedikit tidak masuk akal! .

Karena seharusnya Mr.X sendiri hanya hadir di cerita B dimana di versi Remake Cerita A dan B dan kehadirany Mr.X tidak ada perbedaanya, patut disayangkan.
Adapun pertanyaan apakah Mr.X yang mengejar Claire dan Leon adalah Mr.X yang sama? . Dalam cerita ini, ada penjelasan dalam cerita lama bahwa Umbrella mengirim Mr.X ke Raccoon di 6 kota berbeda. Yang “mungkin” bahwa Mr.X, keduanya mungkin berbeda.

3. Pertarungan dengan Pengguna G Virus

Salah satu masalah yang paling banyak diperdebatkan adalah bentrokan saat bertemu dengan pengguna G Virus. Yang telah muncul sejak cerita A yang harus dilawan oleh Leon dan Claire dengan G (bentuk 1) di tempat yang sama. Atau setelah mengedit puzzle pencarian koin untuk membuka jalan rahasia. Meskipun jika cerita itu relevan, harusnya kedua karakter bertemu dan melawan Wiliam di area yang berbeda.

Agar lebih sesuai dan tidak aneh jika dilihat dari segi alur cerita. 2 alur yang berbeda tetapi melawan di tempat yang sama? menjadi suatu keanehan jika dibandingkan dengan cerita aslinya. Yang juga termasuk saat kita melakukan konfrontasi di pertemuan kedua dan ketiga. (saat melawan William) Dalam versi remake hal ini berjalan sama persis, dimana berbeda dengan versi aslinya. Yang harusnya berbeda sehingga alur cerita tetap dalam koridor yang sama dan tidak melenceng.

Terutama dalam kecocokan dengan kisah akhir, dimana Claire harus melawan William dengan perubahan terakhir. (final form) Harusnya tetap ada alur yang berbeda antara Leon dan Claire agar cerita tetap terlihat rapi seperti script asli pada versi lawasnya.

2. Kematian Annette

Dalam cerita Claire, Annette akan meninggal disamping Sherry dan Claire. Saat sesudah memberikan anti virus sehingga nyawa Sherry dapat terselamatkan setelah bertarung melawan William (Bentuk G Virus). Sedangkan dalam Cerita Leon Annette. Kedapatan berhasil hidup sebelum menembakan senapan ke arah Ada wong demi menyelamatkan Vaksin virus agar tidak jatuh ke pihak yang salah setelah melawan William (Bentuk G Virus).

Berbeda dengan seharusnya, dimana cerita Claire dan Leon yang saling berkaitan dan menjadi cerita bersama. yang melalui alur cerita yang berbeda tanpa melalui cerita sama (Bertumpuk) berdasarkan 2 sudut pandang yang berbeda.

1. Kematian Ada Wong

Salah satu hal yang ditunggu sebagian banyak orang! ya Ada Wong! Kisah Ada Wong dan Leon memanglah sangat iconic. Romansa yang terajadi akibat kekacauan yang ditimbulkan Umbrella corporation memanglah menjadi salah satu bumbu dalam kisah Resident Evil 2. Namun sangat disayangkan, perbedaan yang disajikan antara versi Asli dan Remake terlihat sangat kontras. Dimana kita bisa melihat 2 video diatas dimana ada cuplikan antara versi Asli dan Remake perihal kematian Ada Wong.
Pada versi Remake, Ada ditembak oleh Annette sebelum akhirnya jatuh ke dasar fasilitas Umbrella. Sedangkan pada versi Aslinya, Ada wong terlibat pertarungan dengan Mr.X sebelum akhirnya berpisah dengan Leon.

Dari perbedaan diatas saja sudah sangat terlihat. Bahwa dalam versi Remake yang dijanjikan, ternyata masih ada kekurangan terutama dalam segi alur cerita. Dalam segi gameplay dan grafis sudah sangat jelas terlihat lebih baik. Namun kita juga tidak boleh lupa, unsur lain dalam suatu Game yang apik. Terdapat juga kejelasan dan keunikan alur cerita yang tentunya dapat memberikan pengalaman bermain yang baik dan berkesan untuk para pemain.

 

6 Game Balap PC Mirip Crash Team Racing

Game balap mungkin memang tengah meredup selama beberapa tahun terakhir, geliat Gran Turismo Sport yang spektakuler dua tahun lalu dinilai tak mampu bangkitkan kembali masa keemasannya. Meski cukup berbeda dengan game balap biasa. Namun game balap power-up juga mendapatkan imbas dari penurunan trendnya.

Dengan pengumuman akan perilisan Team Sonic Racing yang segera meluncur dua bulan lagi dan judul ternama. Seperti Crash Team Racing Nitro Fueled satu bulan setelahnya. Diharapkan game balap power-up dan secara spesifik game balap pada umumnya akan kembali mendapatkan perhatian para fans. khususnya gamer millenial, 6 Game Balap PC Mirip Crash Team Racing.

Namun, sebelum kedua game tersebut dirilis dan mengingat si raksasa Crash Team Racing hanya akan dirilis di console terlebih dahulu. Gamer PC tentu membutuhkan alternatif lain yang cukup mirip dengannya. Salah satunya adalah keenam game berikut, 6 Game Balap PC Mirip Crash Team Racing.

 

6. Break Arts 2 (IDR 95,999)

Balapan menggunakan motor, mobil, kart, pesawat, sepeda, ski, hingga jet-boat merupakan hal yang sangat biasa di beberapa game balap, namun tidak untuk Break Arts 2. Game ini hadirkan balap robot dengan nuansa ala Wipeout yang futuristik. Ya, kamu ngga salah baca, robot. Kamu bisa mengkustomisasi robotmu, memasang senjata, dan lakukan balapan layaknya game balap pada umumnya. Kamu bisa “menghancurkan” lawan-lawanmu dengan meriam dan misil sembari berjuang untuk meraih posisi teratas dari rantai balapan. Jika kamu suka robot, maka game ini merupakan game yang cocok untukmu.

5. F1 Race Stars (IDR 115,999)

Mengadaptasi sirkuit dan pembalap yang sama dengan balap jet darat Formula 1, F1 Race Stars didesain untuk gamer casual yang hanya ingin bersenang-senang saja tanpa harus memikirkan tuning mobil. Hadir dengan tampilan visual yang kartunis, game ini akan berimu kesempatan untuk memainkan Lewis Hamilton dan pembalap lain untuk mendapatkan posisi juara sembari menjatuhkan lawan-lawanmu dengan power-up yang disediakan.

4. Grip: Combat Racing (IDR 139,999)

Julukan “High octane hardcore combat racer” yang jadi dasarnya sepertinya bukan hanya embel-embel belaka. Karena Grip: Combat Racing miliki banyak hal yang bisa merepresentasikannya. Tak hanya balapan berkecepatan tinggi dengan menghancurkan lawan menggunakan power-up saja, mobilmu bisa menempel di atap trek tanpa harus membalik mobilmu. Ia juga hadirkan mode parkour dan arena yang seolah bawamu untuk mainkan game layaknya Twisted Metal yang hanya perlu menghancurkan musuhmu dalam satu arena. Kamu juga bisa mengkustomisasi mobilmu di mode single-player campaignnya dengan memasang senjata dan modifikasi lainnya.

3. Obliteracers (IDR 115,999)

Main balapan local multiplayer bareng maksimal empat player saja? Obliteracers berikan lebih banyak, berapa? 16 player. Sama seperti game balap power-up lainnya, game ini akan hadirkan map colorful dan power-up yang muncul di penjuru sirkuit. Uniknya, ia akan mendukung beberapa controller, mulai dari joystick, keyboard, hingga smartphone. Namun perlu diingat, gamenya yang multiplayer heavy akan berimu penyesalan apabila kamu tak miliki teman.

2. Split/Second (IDR 108,999)

Jika game balap power-up pada umumnya akan menyediakan power-up gacha di tengah trek yang akan berimu senjata seperti misil hingga perisai, maka Split/Second melakukannya dengan cara berbeda. Game buatan Black Rock Studio ini sekilas memang terlihat seperti game balap biasa, namun ia miliki power-up yang terpasang di setiap treknya. Mungkinkanmu untuk menghancurkan beberapa bagian trek seperti menara hingga hadirkan pesawat jatuh demi memperlambat lawan-lawanmu.

1. Sonic & All-Stars Racing Transformed Collection (IDR 135,999)

Pernah main HotWheels Extreme Racing di PlayStation 1 yang kemudian diadaptasi oleh Grand Theft Auto V Online dengan mode Transform Racingnya? Jika ya, maka Rockstar sepertinya sudah ketinggalan zaman karena mode tersebut sudah diaplikasikan terlebih dahulu oleh Sonic & All-Stars Racing Transformed Collection. Sama seperti HotWheels, kendaraanmu akan berubah dari mobil, pesawat, hingga jet-boat dengan power-upnya masing-masing di sepanjang balapan. Tak hanya Sonic gamenya akan hadirkan puluhan karakter dari franchise SEGA, seperti Crazy Taxi hingga Shinobi. Tiap karakter miliki power-up spesial yang disebut All-Stars yang hanya bisa mereka gunakan. Berbeda dari versi console, versi PC gamenya akan hadirkan tiga karakter eksklusif seperti Tactician dari Football Manager, beberapa karakter Team Fortress 2 (representasi Valve dan Steam), dan Shogun Total War.

5 Ide Keren Apex Legends Kedepannya

Tak ada hujan tak ada badai, siapa sangka Apex Legends garapan Respawn Entertainment. Yang muncul secara tiba-tiba tersebut langsung menghebohkan jagat Battle Royale. Hanya dalam hitungan hari 7 Ide Keren Apex Legends Kedepannya.
Pasalnya, EA selaku publisher tidak sedikitpun memberikan kabar apa-apa tentang pengembangan game Apex Legends. Dan baru tiga hari semenjak perilisannya, setidaknya sudah ada 10 juta pemain yang telah memainkan game tersebut, 5Ide Keren Apex Legends Kedepannya.

Mekanisme ala Titanfall yang dikemas dalam genre Battle Royale sendiri nampaknya berhasil membuat Apex Legends menerima respon yang cukup positif dari para fansnya. Ditambah dengan gamenya yang free-to-play. Tentu semakin mendongkrak kepopuleran Apex Legends, 5 Ide Keren Apex Legends Kedepannya.

Dan seperti game Battle Royale pada umumnya, selalu ada ruang untuk menjadikan Apex Legends lebih baik lagi. Tentu dari pihak Respawn Entertainment ataupun EA sendiri sudah memiliki rencana untuk keberlangsungan game ini. Namun ada beberapa hal yang nampaknya perlu 5 Ide Keren Apex Legends Kedepannya.

1. Lebih banyak Legends

Legends
Legends

Apex Legends menghadirkan jagoan-jagoan yang memiliki kemampuan dan keunikannya sendiri. Namun saat ini hanya tersedia 8 Legends atau jagoan yang bisa kamu pakai, dimana hanya 6 yang bisa kamu pakai secara gratis. Dan sang developer setidaknya merencanakan akan muncul satu Legends baru di tahun 2019 ini.
Besar harapan bahwa setidaknya Respawn Entertainment merilis lebih dari satu Legends dalam selang waktu beberapa bulan. Dan tentu harapan lainnya adalah hadirnya karakter-karakter yang lebih atraktif lagi seperti yang dilakukan oleh Blizzard pada game Overwatch.

2. Variasi Mode Permainan

Variasi Mode
Variasi Mode

Saat ini Apex Legends hanya memiliki mode Squad atau regu yang berkomposisikan 3 orang saja. Namun tak jarang ada anggota regu yang memisahkan diri dengan anggota tim lainnya. Hal tersebut tentu mempersulit permainan jika harus berhadapan dengan regu lainnya dengan jumlah anggota yang lebih banyak.
Maka dari itu, hadirnya mode permainan lain seperti mode Solo nampaknya juga harus diimplementasikan agar tidak cepat bosan. Selain itu, variasi mode lainnya yang bisa dihadirkan adalah mode Ranked atau Competitive, dimana mode ini tentunya bertujuan untuk mengelompokkan pemain-pemain dengan kemampuan yang kurang lebih sama.

3. Variasi Map

Variasi Map
Variasi Map

Seperti pada kebanyakan Battle Royale, Apex Legends dimulai dengan satu lokasi pertempuran saja. Tidak aneh memang mengingat bahwa PUBG sendiri mendapatkan map baru setelah hampir setahun, bahkan Fortnite sampai saat ini hanya memiliki satu map saja.
Namun Apex Legends sendiri bisa dikatakan memiliki luas map yang kecil walau memang padat dan penuh dengan tempat untuk looting. Hadirnya map baru tentu memberikan suasana permainan yang lebih bervariatif lagi. Hal ini juga perlu dilakukan secepatnya agar para pemain tidak cepat bosan.

4. Kendaraan

Satu hal yang sangat disayangkan dari perilisan Apex Legends adalah tidak ada hadirnya moda transportasi yang bisa digunakan untuk berpindah tempat dengan cepat, atau mungkin lebih tepatnya digunakan menabrak pemain lainnya.
Apex Legends memang memiliki sebuah alat yang akan melemparkanmu ke udara dan kamu bisa meluncur ke tempat yang kamu inginkan. Namun tidak bisa dipungkiri juga bahwa hadirnya moda transportasi seperti mobil buggy atau motor dengan tiga penumpang tentu akan membuat alur pertempuran lebih seru.

5. Mekanisme Wall Run

Wall Run
Wall Run

Salah satu aspek utama yang menjadikan Titanfall sangat menyenangkan untuk dimainkan adalah mekanisme Wall Run. Berlari dan lompat dari tembok ke tembok sambil menembaki musuh memang terlihat sangat keren. Namun sayang, Respawn Entertainment tidak membawa mekanisme tersebut ke dalam Apex Legends. 5 Ide Apex Legends.

Melihat Apex Legends yang penuh dengan bangunan dan tebing-tebing tinggi, mekanisme Wall Run tentu cocok untuk tetap diimplementasikan. Saran penulis, mekanisme Wall Run bisa dilakukan melalui alat-alat khusus yang bisa ditemukan di sepanjang lokasi pertempuran dan dengan pemakaian terbatas misalnya.

 

5 MMORPG PC Bangkit ke Mobile

Seiring dengan perkembangan jaman, pergeseran MMORPG ke versi PC dan Mobile kini semakin terlihat dengan sangat jelas. Semakin hari, semakin banyak pula game-game yang dulunya hadir dalam versi PC dan setia dimainkan oleh banyak gamer. Terlebih, kemudahan akses tentu membuat versi mobile lebih sering dimainkan oleh para gamer 5 MMORPG PC Bangkit ke Mobile.

Selain perpindahan ke mobile, jelas perubahan gameplay akan terjadi. Dan biasanya gameplay akan berubah menjadi lebih compact dan lebih mudah untuk dimainkan ketimbang versi PCnya. Control scheme yang membutuhkan banyak kombinasi keyboard. 5 MMORPG PC Bangkit ke Mobile. Kini berubah menjadi satu atau dua tombol saja lewat layar smartphone.
Dari berbagai macam game yang kini telah bangkit kembali ke versi Mobile. Kali ini Kru epic99 telah menyiapkan beberapa game yang memiliki perubahan sangat drastis baik dari segi gameplay maupun dari grafis. Tentu saja, karena banyak MMORPG yang kini menjadi versi mobile. Kru epic99 akan membahas 5 dari game-game tersebut. Penasaran? Yuk, simak 5 MMORPG PC Bangkit ke Mobile.

1. Ragnarok M Eternal Love

M Eternal Love
M Eternal Love

Bisa dibilang, Ragnarok M Eternal Love merupakan salah satu game terpopuler di kalangan gamer Indonesia. Sejak rilis di awal November lalu memiliki gameplay Ragnarok klasik. Dengan berbagai perubahan-perubahan dan sistem grinding yang lebih dipermudah. baik pemain lama maupun pemain baru langsung memainkan Ragnarok M dan bertualang ke Rune Midgard.
Ragnarok M Eternal Love menggunakan Grafis 3D cantik. Memperlihatkan karakter dan kostum yang terdapat dalam Ragnarok M terlihat cantik dalam layar smartphone. Walau demikian, penggunaan 3D tidak mengurangi esensi Ragnarok Online yang kita kenal sebelumnya. Sebagai bahan pertimbangan, kamu bisa lihat perbandingan skill Sonic Blow di versi classic dan versi ROM lewat gambar diatas.

2. Dragon Nest M

Dragon Nest
Dragon Nest

Dragon Nest M adalah 3D action dan adventure game yang menggunakan metode 3D no lock battle dari PC sehingga memungkinkan player untuk mengombinasikan skill secara bebas untuk bertempur dengan mudah. Dragon Nest M akan memberikan tampilan, cerita, karakter dan NPC yang sama seperti versi PC, menemani player bertualang di Dragon Nest.
Perbedaan gameplay yang terdapat dalam Dragon Nest M tidaklah banyak, hanya saja perbedaan terbesar terdapat pada control scheme yang berbeda dan sistem equip yang lebih dipermudah di versi mobilenya.

3. Grand Chase

Grand Chase
Grand Chase

Grand Chase merupakan sebuah MMO Action RPG yang memberikan presentasi visual ala anime, kontrol yang presisi, sistem kombo, struktur pertarungan yang mengesankan, kustomisasi yang tidak terbatas untuk tampilan karakter. Grand Chase akan menawarkan 19 karakter yang bisa dimainkan dengan empat kelas job yang unik per karakter.
Kalau Grand Chase semasa PC merupakan game Action RPG platformer, kali ini Grand Chase hadir dengan gameplay yang jauh berbeda dari sebelumnya yakni RPG strategi dimana kamu mampu mengontrol empat karakter sekaligus dalam satu battle, dan mengatur skill-skill yang mereka gunakan.

4. TERA Online

TERA
TERA

TERA merupakan salah satu game online populer di masanya yang telah menerima dua game berbeda, yakni TERA M dan TERA Frontier. TERA M merupakan MMO besutan Netmarble yang memiliki gameplay dan skala map yang besar, lengkap dengan grafis yang sangat mumpuni pula. Dengan map berskala besar dan gameplay yang tak jauh berbeda dari versi PCnya, tak banyak perbedaan yang mencolok kecuali grafis yang agak kurang jika dibanding dengan versi PCnya.
Selain TERA M, diumumkan pula TERA Frontier yang dipastikan akan rilis 2019 mendatang dengan grafis super cantik dengan Unreal Engine 4. Sayangnya, belum ada detail lainnya yang diberikan. TERA Frontier dipastikan akan dirilis pada tahun 2019 mendatang.

5. Black Desert Mobile

Black Desert
Black Desert

Black Desert bisa dibilang merupakan salah satu MMORPG yang populer di kalangan banyak gamer. Hingga saat ini berkat gameplay dan kualitas grafis yang luar biasa untuk sebuah game MMORPG PC. Memperhatikan beberapa gamer yang mulai beralih ke smartphone. Pearl Abyss membuat versi mobile dari Black Desert namun dengan gameplay yang tak jauh berbeda dengan versi PCnya.
Pada versi mobile juga akan menghadirkan pertarungan non-targeting combat layaknya versi PC, namun perbedaan yang mencolok adalah adanya auto-combat. Selain itu, akan ada fitur Private Manor yang eksklusif untuk versi Mobile. Yang paling penting, Pearl Abyss memastikan bahwa versi mobile ini akan balance dan tidak ada kata pay-to-win.

 

Taiko No Tatsujin: Drum ‘n’ Fun

Taiko No Tatsujin: Drum ‘n’ Fun

Taiko No Tatsujin: Drum 'n' Fun
Taiko No Tatsujin: Drum ‘n’ Fun

Taiko No Tatsujin: Drum ‘n’ Fun dirilis untuk pasaran negara-negara Barat, seperti Amerika, Eropa, dan Australia pada tanggal 2 November 2018, setelah 14 tahun berlalu yang diluncurkan pada perangkat PS2, yang bernama Taiko: Drum Master. Namun pada tahun ini, Bandai Namco Games sebagai developer dari game ini meluncurkan ke dalam perangkat Nintendo Switch dan PS4.

Sedangkan di negeri asalnya Jepang, dan beberapa negara Asia Timur, game ini sudah diluncurkan sejak tanggal 20 Juli 2018, sementara untuk pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia sudah dirilis sejak 9 Agustus 2018. Game ini tentunya sangat seru dan cocok untuk dimainkan single player dan multiplayer hingga 4 pemain.

1. Berbagai permainan seru dalam satu game

Game Taiko no Tatsujin: Drum n Fun adalah permainan yang menyediakan berbagai macam mini games yang tentunya sangat lucu dan menghibur, baik untuk dimainkan sendiri atau bersama teman kamu. Selain itu game ini juga dapat dimainkan hingga empat orang, sehingga pastinya seru banget memainkan permainan mini bareng teman atau keluarga.

Game ini menghadirkan berbagai permainan tradisional khas Jepang, seperti memukul mochi, memainkan drum khas Jepang atau disebut Taiko dan berbagai macam permainan lainnya.

2. Terdapat controller penunjang game ini

Game ini memiliki perangkat penunjang yang pastinya buat semakin seru khusus untuk memainkan permainan ini, seperti halnya drum elektrik bernama Taiko Drum Set. Pastinya ini akan membuat pengalaman bermain game ini yang berbeda dibandingkan dengan memainkan game lain dengan controller JoyCon yang sudah tersedia di Nintendo Switch. Sensasi menggunakan drum tersebut bakal membuat kamu seperti bermain Taiko beneran.

3. Tokoh yang menggemaskan

Game ini menghadirkan berbagai tokoh yang sangat unik dengan membuat tokoh dari benda mati seperti drum, stick, serta berbagai macam hewan yang pastinya lucu-lucu dan menggemaskan. Selain itu terdapat tokoh yang sudah populer seperti halnya Kirby dan Squid dari Splatoon 2, yang pastinya bakal bikin main tambah seru.

 

4. Terdapat berbagai macam lagu dari anime terkenal

Game ini juga menghadirkan berbagai macam lagu terkenal yang berjumlah lebih dari 70 lagu dari serial tokoh-tokoh game anime Jepang yang sudah populer, seperti Dragon Ball Z, Super Mario Odyssey, Pop Team Epic, Pac Man Championship Edition 2 dan sebagainya. Mestinya dengan banyaknya pilihan lagu-lagu tersebut bakal membuat suasana bermain semakin seru dan menyenangkan.